Permainan Paramisi, Sabung Ayam Taji Pisau Di Tanah Toraja

Sabung Ayam TorajaSalah satu tradisi yang masih melekat dalam kebudayaan orang orang Toraja adalah permainan menyabung ayam atau lebih dikenal dengan Paramisi. Permainan ini sendiri sudah dikena sejak zaman dahulu bahkan diperkirakan usdah ada sebelum penjajah Belanda masuk ke Indonesia. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya catatan sejarah dimana permainan ini digunakan sebagai cara penyelesaian sengketa bagi pihak pihak yang berselisih.

Sabung Ayam Taji sendiri adalah sama saja dengan turnamen pertandingan Sabung Ayam menggunakan Pisau. Taji adalah senjata tajam yang mempunyai ukuran sangat kecil (mini). Taji sangat terkenal di Bali apalagi dalam dunia hiburan tajen atau sabung ayam. Taji ini sering digunakan sebagai senjata pada saat ada acara menyabung ayam dan hanya dimiliki oleh orang – orang spesifik saja.

Tradisi menyabung ayam bukan hanya milik kebudayaan Bali dan Bugis-Makassar saja. Di Toraja, tradisi ini dikenal dengan nama Paramisi, biasanya digelar sebagai rangkaian masa duka dalam sebuah keluarga. Bagi orang Toraja, ayam adalah simbol langit. Di Kajang, ada tradisi yang disebut pabitte passapu’, yaitu mengadu ikat kepala yang telah disimpul seperti ayam. Ikat kepala itu akan berkelahi layaknya ayam. Hal ini tentu saja terjadi karena adanya kekuatan mistis dan supranatural untuk menggerakkan ikat kepala itu menjadi ’hidup’.

Sabung Ayam juga dilakukan sebagai pemenuhan ritual kepercayaan (Aluk), yg mana bulu sayap ayam jantan diambil dan ditancapkan di ‘tuang-tuang’ atau bentangan bambu-bambu kecil sebagai simbol penolak bala pada acara ‘aluk rambu solo’ . Pada jaman sebelum Belanda menguasai dan memerintah Toraja, sabung ayam adalah tradisi dalam budaya toraja, sekalipun juga sering dijadikan ajang taruhan (judi) di pasar-pasar maupun di upacara adat.

Istilah sabung ayam dalam peradilan masyarakat Toraja dikenal dengan “Si Londongan”. Tata cara peradilan sabung ayam (Si Londongan) diakui dan dianggap sah serta dihormati apapun keputusannya oleh masyarakat, walaupun tidak ada saksi-saksi dan alat-alat bukti lain seperti yang lazim di pengadilan modern.

Permainan ayam laga ini juga terdapat di negara-negara Amerika, Amerika Latin, Eropa, Afrika dan Asia-Oceania. Di banyak tempat, sabung ayam dan perkelahian hewan lainnya telah dilarang, sering didasarkan pada oposisi terhadap perjudian atau kekejaman terhadap hewan. Di Amerika Serikat sabung ayam dianggap perbuatan melawan hukum. Di beberapa negara Amerika, merupakan perbuatan ilegal untuk memiliki, meningkatkan, melatih, mengiklankan, atau memperdagangkan perlengkapan yang dapat digunakan untuk sabung ayam.

Powered By: Agen Sabung Ayam S128

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *